Website atau Media sosial, Mana yang Lebih Efektif?

Sebagai seorang pelaku bisnis, pernahkah bertanya pada diri sendiri atau bahkan kepada pihak lain perlukah suatu bisnis memiliki website, ketika kita bisa menggunakan media sosial untuk mempromosikan bisnis kita? Tapi sebenarnya, bisakah sebuah bisnis hanya mengkitalkan keberadaan media sosial tanpa memiliki website? Jawabannya adalah ya bisa saja.  Jadi, kalau begitu, website atau media sosial, manakah yang lebih efektif dan terbaik untuk bisnis?

Sepertinya, semua orang tahu bahwa dengan adanya platform media sosial, memungkinkan kita untuk dapat memanfaatkan semua hal yang kita inginkan. Mulai dari berbagi gambar, video dan semua teks yang kita inginkan. Namun, dari sisi bisnis, memanfaatkan media sosial masih menjadi cara yang terbaik untuk dapat terlibat dan juga berinteraksi dengan pelanggan serta followers atau pengikut di platform Instagram secara gratis. Dan bagi sebagian besar perusahaan atau pemilik brand beranggapan bahwa media sosial adalah alat yang efektif sekaligus fantastis untuk digunakan dalam salah satu teknik pemasaran, promosi dan dapat menjangkau lebih banyak orang lagi. Mengapa bisa seperti itu? Karena sebagian besar platform media sosial juga memiliki kemampuan serta integrasi pemasaran yang hebat. Kita bisa memanfaatkannya untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah atau pendapatan dengan menjual produk dan lebih banyak hal lain yang bisa kita lakukan di halaman media sosial kita.

Dan sebagian besar platform memiliki fitur serupa yang dapat memberikan analisis dari masing-masing platform sehingga kita dapat melacak aktivitas pengunjung di media sosial, konten yang mereka sukai, dan jumlah orang yang menjangkau konten tersebut. Hal ini memungkinkan kita dengan cepat dan mudah menemukan metode yang efektif dan tidak efektif. Media sosial memang memiliki banyak manfaat dan kelebihan. Namun, bukan berarti media sosial tidak cacat. Salah satunya adalah kurangnya kontrol merek. Ya memang logo tersebut bisa kita gunakan sebagai foto profil di media sosial.

Dan sebagian besar platform memiliki fungsi yang serupa dan dapat memberikan analisis dari masing-masing platform sehingga kita dapat melacak aktivitas pengunjung di media sosial, konten yang mereka sukai, dan jumlah orang yang menjangkau konten tersebut. Ini memungkinkan kita dengan cepat dan mudah menemukan metode yang efektif dan tidak efektif. Media sosial memang memiliki banyak manfaat dan kelebihan. Namun, bukan berarti media sosial tidak cacat. Salah satunya adalah kurangnya kontrol merek. Ya, logo tersebut bisa kita gunakan sebagai foto profil di media sosial.

Postingan kita juga berisi tentang foto kita memamerkan siapa kita dan layanan yang kita berikan. Tapi, itu saja tidak cukup. Hal ini belum bisa menggantikan brand experience yang lengkap seperti saat mengunjungi website bisnis kita. Dan yang terpenting adalah kita tidak memiliki kendali atas platform media sosial ini. Bicara tentang perlukah website, keberadaan website dalam bisnis Kita adalah berperan sebagai hub atau poros online presence kita. Sedangkan, media sosial berperan sebagai alat pemasaran yang akan menunjang bisnis atau brand kita. Tak seperti media sosial, dimana kita tidak memiliki kontrol penuh atas brand kita disana. Sebaliknya, dengan keberadaan website, kita bisa mengendalikan 100 persen online presence kita.

Postingan kita juga berisi foto yang menunjukkan siapa kita dan layanan yang kita sediakan. Tapi ini belum cukup. Ini bukan pengganti pengalaman merek lengkap seperti saat mengunjungi situs web perusahaan kita. Yang terpenting, kita tidak memiliki kendali atas platform media sosial ini. Berbicara mengenai permintaan website, keberadaan website dalam bisnis kita adalah sebagai hub atau poros keberadaan online. Di saat yang sama, media sosial berperan sebagai alat pemasaran yang dapat mendukung bisnis atau brand kita. Tidak seperti media sosial, kita tidak dapat sepenuhnya mengontrol merek kita di media sosial. Sebaliknya, melalui keberadaan sebuah website, kita dapat mengontrol 100 persen keberadaan online kita.

Misalnya, kita memiliki toko dan ingin toko kita berkembang. Kita punya dua pilihan, yaitu memiliki toko sendiri atau menjual di toko orang lain. Mana yang harus kita pilih? Semua? Ya kenapa tidak Apalagi jika toko orang lain menyediakan ruang gratis. Kita tidak hanya mengontrol toko kita, tetapi kita juga dapat menggunakan ruang orang lain untuk memasarkan produk kita dan melakukan penjualan. Jika toko orang lain tutup, kita mungkin kehilangan beberapa ruang pemasaran yang bagus, tetapi kita tidak akan bangkrut.

Nah demikian halnya dengan media sosial dan website. kita bisa memanfaatkan keduanya untuk mendongkrak bisnis kita, karena keberadaan keduanya saling melengkapi. Kalau kita ingin bisnis atau produk kita berada di halaman pertama situs pencarian seperti Google, Bing atau Yahoo, maka kita perlu mengarahkan traffic ke website kita. Bukan ke Facebook, Twitter, Pinterest dan platform media sosial lainnya. Gunakan platform media sosial tersebut sebagai platform pemasaran untuk mengarahkan traffic kembali ke website kita. Lalu, manfaatkan traffic website itu untuk mengembangkan daftar email dan pelanggan kita sehingga kita dapat berkomunikasi dengan mereka kapan saja, di mana saja.

Kita hanya dapat menampilkan beberapa produk atau layanan kita di media sosial. Selanjutnya, tarik lalu lintas ke situs web kita sehingga mereka dapat membeli semua produk atau layanan kita, membaca testimonial kita, memahami apa lagi yang dapat kita tawarkan dan banyak lagi. Demikian pula, membatasi pelanggan ke media sosial sama saja dengan membatasi penjualan kita. Singkatnya, haruskah kita menyediakan media sosial untuk bisnis kita? tentu saja. Media sosial adalah alat gratis yang memberikan kesadaran merek untuk bisnis kita. Lantas, apakah dengan keberadaan media sosial cukup? tentu saja tidak. Untuk membuat gambar online untuk merek atau bisnis yang sukses di era digital saat ini, memiliki situs web itu penting, bukan hanya pilihan atau pilihan. Memiliki dan sekaligus menggunakan media sosial dapat memaksimalkan strategi pemasaran digitalnya untuk menarik pelanggan baru dan mengembangkan bisnisnya

Anda dapat trial Accurate Online Gratis 30 hari di sini