Miskin Bermental Kaya ! Apakah Kamu Termasuk Kategori Tersebut ?

Siapa sih yang gak mau menjadi kaya secara finansial? Menjadi sukses dan kaya raya sudah jadi impian hampir semua orang. Tapi, untuk mencapainya tidak pernah ada langkah yang instan lho guys. Ada banyak proses yang harus dilalui oleh seseorang. Namun hal terpenting pertama yang harus dilakukan sebelum menjadi kaya beneran ialah membangun mental dan mindset sebagai orang kaya.

Mental kaya di sini bukanlah memaksa diri untuk bergaya hidup hedonis atau seperti sosialita. Namun, kamu harus merasa kalau kamu adalah orang kaya dan benar-benar akan jadi kaya. Kamu akan memperlakukan dirimu dengan mencontoh cara berjuang orang-orang bermental kaya yang brerhasil di luar sana.

Banyak para miliuner berhasil membangun bisnis mereka dari nol. Bukan bisnis warisan orangtua atau nenek moyang. Meskipun sebagian besar miliarder itu bukan berasal dari keluarga mampu, namun mereka berjuang untuk membangun kepribadian mandiri sejak masih remaja. Pada saat mereka belum sukses, mentalitas kaya sudah menghiasi kepribadian mereka. Mereka belajar berhemat, berdisiplin, bergaul secara luwes dan mulai merancang impian-impian kelak di masa dewasa. 

Saat ini boleh saja kita masih miskin dan belum sukses, tetapi harga diri tidak boleh di letakkan di bawah kaki. Rendah hati itu harus, tapi rendah diri jangan. Kemiskinan akan tetap berwujud kemiskinan manakala si miskin tak mengubah mentalitasnya. Mentalitas kaya adalah sebuah sikap menghargai diri sendiri di hadapan orang lain maupun diri sendiri. Mentalitas kaya berpegang pada keyakinan diri yang besar bahwa kita memiliki kemampuan untuk mengubah keadaan diri. Sebaliknya orang yang bermental miskin umumnya ditandai dengan ketidakpercayaan diri berhadapan orang lain atau saat menghadapi tantangan. 

Baca juga Tips Sukses Bisnis Ala Rihanna yang Perlu Kalian Tiru

Berikut adalah beberapa ciri-ciri orang miskin yang bermental kaya :

Tidak Berhenti Belajar dan Mengembangkan Diri

Mengupgrade diri merupakan syarat membangun mental kaya. Steve Jobs pernah berkata “stay hungry, stay foolish”, tetaplah lapar, tetaplah bodoh. Stay hungry maksudnya jangan cepat merasa puas terhadap pencapaian yang Anda raih. Stay foolish mengandung makna tetaplah merasa bodoh sehingga kamu selalu punya etos untuk terus belajar di mana pun, kapan pun dan dari siapa pun. 

Orang yang bermental kaya memang memiliki kecenderungan haus akan ilmu sehingga ia terus belajar secara otodidak atau belajar dari pengalaman dalam rangka mengasah skill-nya. Mereka tidak mau menunggu kesempatan datang, tetapi mereka mengejar kesempatan untuk terus belajar. Maka orang-orang yang bermental kaya biasanya jam tidurnya lebih sedikit.

 Tidak Takut Bermimpi Tinggi

Gantungkan cita-citamu setinggi langit, jika engkau jatuh setidaknya jatuhnya di bintang-bintang, kata Bung Karno. Orang yang bermental kaya memang tidak pernah merasa kapok kendati pun kegagalan berulang kali menghantamnya. Alih-alih stuck dengan meratapi kegagalannya, orang bermental kaya memilih untuk terus mengejar memimpinya sembari mengevaluasi kegagalannya. 

Meskipun kehidupan mereka saat itu penuh kekurangan, tapi mereka memiliki keyakinan bahwa mimpilah yang mampu mengubah keadaan diri mereka. Orang yang takut bermimpi sesungguhnya telah membunuh harapannya sendiri.

Tidak takut mengeluarkan banyak uang untuk investasi

Dibandingkan menabung, orang bermental kaya lebih memilih berinvestasi untuk jangka panjang karena sadar kalau mereka tidak akan bekerja selamanya. Mereka tidak ingin merepotkan dan membuat susah diri sendiri, anak-anaknya, ataupun orang lain di masa tuannya nanti.

Selalu optimis dengan apa yang ia tekuni

Orang bermental kaya selalu memelihara rasa optimis di dalam dirinya. Mereka masa bodoh dengan omongan orang yang merendahkan ataupun menyepelekannya. Yang ia tahu hanyalah ia akan menjadi sukses dan kaya dengan cara yang ia tekuni dan yakini saat ini.

Tidak pernah menutup diri dari dunia luar dan perkembangan zaman

Perkembangan zaman di dunia saat ini terus berkembang pesat setiap waktunya terutama di bidang teknologi. Namun hal itu tidak akan dijadikan hambatan bagi seseorang yang bermental kaya. Justru hal tersebut dijadikan sebagai sebagai batu loncatan untuk melakukan improvisasi terhadap diri sendiri dan karir. Mereka yang bermental kaya juga gak menolak orang yang baru dikenal ataupun ide-ide baru.

Tahu kapan harus bekerja, beristirahat, hingga liburan

Orang bermental kaya bukanlah ia yang bekerja terus menerus selama 7 hari dalam seminggu. Mereka tahu kapan harus bekerja, istrirahat sampai hingga waktunya berlibur. Jika terus bekerja setiap hari, tubuh akan kelelahan, kehilangan produktivitas, mengalami rasa malas bahkan mungkin jatuh sakit. Sehingga waktu berlibur dan beristirahat benar-benar akan dimanfaatkan untuk menyegarkan pikiran agar saat bekerja bisa lebih produktif. Mereka juga gak ragu menyiapkan budget khusus untuk berlibur.

 

Anda dapat trial Accurate Online gratis 30 hari di sini

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com